GEMURUH DISEMINASI MICROSOFT OFFICE 365
Pada saat yang sama, tanggal 6-9 Juli 2020, dunia pendidikan Indonesia bergeliat dengan Microsoft 365. Para trainer hebat alumni TOT Guru Inovatif 2020 mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengadakan diseminasi. Sebanyak 4000 alumni yang tersebar di beberapa provinsi itu merekrut peserta untuk mendiseminasikan apa yang didapatkan saat TOT Juni yang lalu. Kemampuan trainer alumni TOT beragam. Ada yang sangat expert, cepat paham, dan mudah belajar. Ada yang alon-alon kelakon. Tapi ada pula yang terseok-seok seperti saya. Apapun kondisinya, para trainer hebat gemblengan MIE Expert dari Microsoft ini benar-benar punya daya juang tinggi. Saya sendiri tergabung di Grup Banten 1 di bawah bimbingan Master Trainer Solehuddin Al Ayyubi. Saat kewajiban diseminasi diberikan, kami serentak melaju, demi dunia pendidikan Indonesia yang lebih baik di tengah pandemi ini.
Singkat cerita saya bergabung dengan teman-teman hebat dari Kota Tangerang Selatan. Jumlah kami ada lima. Pak Rofiq yang guru SMK, Bu Dewi yang guru SMP, serta Bu Desi, Bu Kokom, dan saya yang guru SD. Pak Rofiq kami angkat menjadi ketua tim dengan pengalamannya yang lebih dari kami. Persiapan dilakukan via WA grup, meeting di Teams, sampai kopi darat di rumah salah satu trainer. Luar biasa, kami saling bahu membahu membagi tugas untuk diseminasi nanti. Ada yang mendata peserta dan membagi kelasnya, ada yang mempersiapkan materi, ada yang mengurus akun, dan ada yang membuat flyer. Intinya semua kebagian pahala, insya Allah.
Diseminasi semakin dekat. Peserta sudah kami buat grup WA. Oya, peserta yang mengikuti diseminasi ada 405 orang. Jumlah yang cukup besar dibanding target dari Master Trainer MIE, yaitu 20 orang setiap peserta. Karena itu peserta dibagi menjadi empat kelas berdasarkan abjad. Kelas pertama sampai ketiga terdiri dari peserta guru saja. Sedangkan kelas keempat terdiri dari guru, pengawas sekolah, dosen, dan Kemendag. Loh, kok bisa rupa-rupa profesinya? Sebetulnya sebagian besar peserta ini didapat dari jaringan Coach Rofik yang memiliki link nasional. Jadi kami terima jadi dengan pasrah dan cemas, karena sebagian dari peserta adalah orang dengan kualifikasi akademis dan pengalaman di atas kami semua. Namun, tim kami tetap semangat sambil terus belajar menghadapi hari diseminasi yang semakin dekat. Ternyata, banyak kejutan di pelaksanaan diseminasi yang sesungguhnya. Apa itu? Mohon tunggu di tulisan saya selanjutnya.



Semangaat bu
ReplyDeleteTerimakasih Master Lusi...
ReplyDeleteLuar biasa
ReplyDeleteTerimakasih Om Jay panutan guru blogger... Sehat selalu Om..
Deletesemangat......luar biasah.....top dah pokonya
ReplyDeleteSemangat bu kokom n teams 👍
ReplyDelete